[{"data":1,"prerenderedAt":107},["ShallowReactive",2],{"$f__0EpMv7RyyR1pH_1RCXyogqufVDaimgKekfs4g_4S8":3,"$flq42kbzowrPcaxgyo3ubzjEXJeWomUotViW4fqKZN_I":52},{"data":4,"meta":51},{"id":5,"documentId":6,"createdAt":7,"updatedAt":8,"publishedAt":9,"Items":10},2,"xzva2fg4s9t0w2j7hubbru60","2026-04-25T18:20:10.611Z","2026-04-25T18:21:32.285Z","2026-04-25T18:21:32.291Z",[11,28,40],{"id":12,"Title":13,"Value":14,"LinkUrl":15,"Icon":16},4,"Alamat","Jl. Test, 123 Jakarta ",null,{"id":17,"documentId":18,"name":19,"alternativeText":15,"caption":15,"focalPoint":15,"width":20,"height":20,"formats":15,"hash":21,"ext":22,"mime":23,"size":24,"url":25,"previewUrl":15,"provider":26,"provider_metadata":15,"createdAt":27,"updatedAt":27,"publishedAt":27},7,"sw30hfk11j9lapg7h3uiaxw9","location_on_24dp_BCCC7C_FILL0_wght400_GRAD0_opsz24.svg",24,"location_on_24dp_BCCC_7_C_FILL_0_wght400_GRAD_0_opsz24_7daaf7e88d",".svg","image\u002Fsvg+xml",0.46,"\u002Fuploads\u002Flocation_on_24dp_BCCC_7_C_FILL_0_wght400_GRAD_0_opsz24_7daaf7e88d.svg","local","2026-04-25T18:19:58.234Z",{"id":29,"Title":30,"Value":31,"LinkUrl":15,"Icon":32},5,"Email","example@example.com",{"id":33,"documentId":34,"name":35,"alternativeText":15,"caption":15,"focalPoint":15,"width":20,"height":20,"formats":15,"hash":36,"ext":22,"mime":23,"size":37,"url":38,"previewUrl":15,"provider":26,"provider_metadata":15,"createdAt":39,"updatedAt":39,"publishedAt":39},6,"d8ijf130ex0uot7evqr99d47","mail_24dp_BCCC7C_FILL0_wght400_GRAD0_opsz24.svg","mail_24dp_BCCC_7_C_FILL_0_wght400_GRAD_0_opsz24_cdbb01e3d1",0.33,"\u002Fuploads\u002Fmail_24dp_BCCC_7_C_FILL_0_wght400_GRAD_0_opsz24_cdbb01e3d1.svg","2026-04-25T18:19:58.230Z",{"id":33,"Title":41,"Value":42,"LinkUrl":15,"Icon":43},"Call & Whatsapp Chat","+62 00000000",{"id":44,"documentId":45,"name":46,"alternativeText":15,"caption":15,"focalPoint":15,"width":20,"height":20,"formats":15,"hash":47,"ext":22,"mime":23,"size":48,"url":49,"previewUrl":15,"provider":26,"provider_metadata":15,"createdAt":50,"updatedAt":50,"publishedAt":50},8,"tfx08j8rucx3admjbe5lt5io","call_24dp_BCCC7C_FILL0_wght400_GRAD0_opsz24.svg","call_24dp_BCCC_7_C_FILL_0_wght400_GRAD_0_opsz24_9d9888dd62",0.49,"\u002Fuploads\u002Fcall_24dp_BCCC_7_C_FILL_0_wght400_GRAD_0_opsz24_9d9888dd62.svg","2026-04-25T18:19:58.239Z",{},{"data":53,"meta":103},[54,64,73,81,89,96],{"id":5,"documentId":55,"Title":56,"Author":15,"Date":57,"slug":58,"Content":59,"Tag":60,"createdAt":61,"updatedAt":62,"publishedAt":63,"Image":15},"jdel7320oiphx1iwbww6tvd6","Bekerja Bersama untuk Masa Depan Berkelanjutan","2026-04-25","hero-section","Kami percaya bahwa perubahan nyata dimulai dari kolaborasi. Yayasan Labda Radmila Agrapana (YLRA) hadir untuk mendorong kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan, kewirausahaan sosial, dan pelestarian lingkungan.\n","Utama","2026-04-25T11:33:46.641Z","2026-04-25T11:33:48.860Z","2026-04-25T11:33:48.863Z",{"id":65,"documentId":66,"Title":67,"Author":15,"Date":15,"slug":68,"Content":69,"Tag":15,"createdAt":70,"updatedAt":71,"publishedAt":72,"Image":15},12,"fd0geqva7j89yplcviko6yvp","Kolaborasi sebagai Strategi: Dari Lokal ke Global","kolaborasi-sebagai-strategi-dari-lokal-ke-global","Salah satu kekuatan utama YLRA terletak pada kemampuannya membangun kolaborasi lintas sektor. Hal ini terlihat dari keterlibatan dalam berbagai program nasional maupun internasional, termasuk kemitraan dengan organisasi seperti INSTELLAR dan CREVISSE dalam proyek kewirausahaan sosial.\n\nSelain itu, YLRA juga berperan sebagai fasilitator dalam pelatihan mitigasi bencana untuk Kementerian Pendidikan Timor Leste. Keterlibatan ini menunjukkan bahwa kapasitas organisasi telah diakui tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga regional.\n\nKolaborasi ini tidak hanya memperluas jangkauan program, tetapi juga meningkatkan kualitas intervensi melalui pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik. Dalam konteks pembangunan modern, pendekatan kolaboratif seperti ini menjadi semakin penting.\n","2026-04-25T21:44:09.568Z","2026-04-25T23:30:44.092Z","2026-04-25T23:30:44.096Z",{"id":44,"documentId":74,"Title":75,"Author":15,"Date":15,"slug":76,"Content":77,"Tag":15,"createdAt":78,"updatedAt":79,"publishedAt":80,"Image":15},"ngffelcjdy4f1hlvx0knwli0","Air Bersih dan Kesehatan: Intervensi Kecil dengan Dampak Besar","air-bersih-dan-kesehatan-intervensi-kecil-dengan-dampak-besar","Akses terhadap air bersih dan edukasi kesehatan masih menjadi isu krusial di banyak daerah. YLRA menunjukkan bahwa intervensi sederhana, jika dirancang dengan tepat, dapat menghasilkan dampak yang signifikan.\n\nMelalui kerja sama dengan SURGE for WATER, YLRA membangun fasilitas air bersih yang langsung dimanfaatkan oleh sekolah dan masyarakat di Sumba Tengah. Program ini bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi juga tentang peningkatan kualitas hidup secara menyeluruh.\n\nSelain itu, program pelatihan kesehatan menstruasi bagi lebih dari dua ribu remaja perempuan menunjukkan sensitivitas organisasi terhadap isu gender dan kesehatan reproduksi. Pelatihan ini bahkan mencakup keterampilan praktis seperti pembuatan pembalut kain, yang sekaligus membuka peluang ekonomi mikro.\n\nPendekatan ini memperlihatkan bahwa isu kesehatan tidak dapat dipisahkan dari aspek sosial dan ekonomi. YLRA berhasil mengintegrasikan ketiganya dalam satu kerangka intervensi yang holistik.\n","2026-04-25T21:42:17.983Z","2026-04-25T21:42:37.840Z","2026-04-25T21:42:37.846Z",{"id":82,"documentId":83,"Title":84,"Author":15,"Date":15,"slug":85,"Content":86,"Tag":15,"createdAt":87,"updatedAt":87,"publishedAt":88,"Image":15},10,"q7kdoah1e87q71x333153o70","Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Dari Nelayan hingga Generasi Muda","pemberdayaan-ekonomi-lokal-dari-nelayan-hingga-generasi-muda","Pemberdayaan ekonomi seringkali menjadi kunci keberlanjutan program sosial. YLRA mengimplementasikan pendekatan ini melalui berbagai inisiatif, termasuk pendampingan nelayan di pesisir Sumba Tengah.\n\nProgram ini tidak hanya berfokus pada peningkatan pendapatan, tetapi juga pada penguatan kapasitas teknis dan organisasi masyarakat. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga pelaku utama dalam proses pembangunan ekonomi.\n\nDi sisi lain, YLRA juga berinvestasi pada generasi muda melalui program Sekolah Aksi Sosial (SAS). Program ini dirancang untuk menumbuhkan kesadaran sosial dan kemampuan kepemimpinan, sehingga peserta mampu menciptakan proyek perubahan di komunitas mereka sendiri.\n\nKombinasi antara pemberdayaan ekonomi dan pengembangan kapasitas generasi muda menunjukkan strategi jangka panjang yang matang. YLRA tidak hanya menyelesaikan masalah hari ini, tetapi juga mempersiapkan solusi untuk masa depan.\n","2026-04-25T21:43:17.621Z","2026-04-25T21:43:17.624Z",{"id":12,"documentId":90,"Title":91,"Author":15,"Date":15,"slug":92,"Content":93,"Tag":15,"createdAt":94,"updatedAt":94,"publishedAt":95,"Image":15},"s6y2jqro2l3kg4kocgxrghz1","Membangun Masa Depan Berkelanjutan dari Akar Komunitas","membangun-masa-depan-berkelanjutan-dari-akar-komunitas","Di tengah kompleksitas persoalan sosial di Indonesia, kehadiran organisasi berbasis komunitas menjadi semakin relevan. Yayasan Labda Radmila Agrapana (YLRA) hadir sebagai respons atas kebutuhan tersebut, dengan pendekatan yang tidak hanya normatif, tetapi juga implementatif. Sejak berdiri secara legal pada tahun 2019, yayasan ini berangkat dari pengalaman lapangan yang telah terbangun sebelumnya melalui berbagai komunitas di Papua, Nusa Tenggara Timur, dan Jawa Tengah.\n\nPendekatan YLRA menempatkan kewirausahaan sosial, pendidikan, dan pelestarian lingkungan sebagai tiga pilar utama. Ini bukan sekadar pilihan strategis, melainkan refleksi dari kebutuhan riil masyarakat. Dalam konteks pembangunan, pendekatan sektoral seringkali gagal menjawab persoalan secara komprehensif. YLRA mencoba menjembatani kesenjangan tersebut melalui integrasi program berbasis kebutuhan lokal.\n\nLebih jauh, nilai-nilai seperti kemanusiaan, kesetaraan, dan keberpihakan bukan hanya jargon organisasi, melainkan prinsip operasional yang tercermin dalam program-program nyata. Dengan demikian, YLRA tidak hanya berperan sebagai pelaksana program sosial, tetapi juga sebagai katalis perubahan yang berkelanjutan.\n","2026-04-25T21:39:58.180Z","2026-04-25T21:39:58.184Z",{"id":33,"documentId":97,"Title":98,"Author":15,"Date":15,"slug":99,"Content":100,"Tag":15,"createdAt":101,"updatedAt":101,"publishedAt":102,"Image":15},"yzu5d7obg4uqy9ygi7kd7nvq","Transformasi Pendidikan di Wilayah 3T: Dari Literasi ke Pemberdayaan","transformasi-pendidikan-di-wilayah-3-t-dari-literasi-ke-pemberdayaan","Kualitas pendidikan di wilayah tertinggal masih menjadi tantangan serius di Indonesia. YLRA mencoba menjawab tantangan tersebut melalui intervensi yang terukur dan berkelanjutan. Salah satu program utamanya adalah peningkatan kapasitas guru dan siswa melalui Program Organisasi Penggerak (POP) yang didukung oleh Kementerian Pendidikan (2019–2022).\n\nProgram ini tidak berhenti pada pelatihan formal. Sebanyak puluhan guru dilatih untuk menjadi agen perubahan di sekolah masing-masing, khususnya dalam penguatan literasi dan numerasi. Pendekatan ini menunjukkan pemahaman bahwa perubahan sistem pendidikan harus dimulai dari aktor kunci di dalamnya, yaitu guru.\n\nSelain itu, inisiatif pembangunan taman baca dan pendampingan pendidikan anak usia dini memperlihatkan bahwa YLRA mengadopsi pendekatan ekosistem. Pendidikan tidak dilihat sebagai aktivitas di dalam kelas semata, tetapi sebagai proses sosial yang melibatkan komunitas secara luas.\n\nDengan strategi ini, YLRA tidak hanya meningkatkan kapasitas individu, tetapi juga membangun fondasi budaya belajar yang berkelanjutan.\n","2026-04-25T21:40:41.298Z","2026-04-25T21:40:41.301Z",{"pagination":104},{"page":105,"pageSize":106,"pageCount":105,"total":33},1,25,1777210536833]